Dansa dalam Nestapa (Jurnal Puisi #8)
![]() |
Ulurkan tanganmu,
Mari berdansa dalam ganjilnya hidup
Mari berdansa dalam derita diri
Jangan lepaskan genggaman,
Akan kutemani hingga waktunya tiba
Akan kutemani hingga hatimu kembali
Hilangkan keraguan,
Ketakutan,
Telanjangi rohmu, lepaskan resahmu.
Yang sedang bimbang,
Yang sedang risau,
Menanti jiwa yang sedang kacau.
Sebentar lagi tapak kaki kan berlayar,
Jauh ke arah hidup memanggilmu,
Tinggalkan aku, sebagai kenanganmu.
Mari menikmati nestapa ini,
Hingga lonceng berdentang,
Hingga kau dan aku berpisah
Pesta akan berakhir,
Cerita akan mengalir,
Biarkan terukir.

0 komentar